Banyak dari kita sudah mempelajari subyek garis besar
di dalam kasus belajar, seperti:
- Item pertama
- Item kedua
- sub item
- sub item
- sub sub item
- sub sub item
- item ketiga
Hal ini merupakan pendekatan yang bersifat sangat linear, namun
tidak seperti kerjanya pikiran kita.
Kenapa pemetaan?
Sebaliknya, pikiran kita bekerja seperti web
sites: sekelompok halaman atau ide atau konsep yang dihubungan satu sama
lain, atau berpindah sendiri ke kelompok atau web sites yang lain. |
Pembelajaran
mengkombinasikan apa
yang telah anda ketahui dengan apa yang ingin anda ketahui, dan
menghubungkan informasi baru ini ke dalam gudang pengetahuan kita.
Ingatan kita kemudian memproses ?hubungan? baru ini dan mempersiapkan
untuk digunakan sewaktu-waktu.
Suatu pemetaan pikiran
berfokus pada satu ide;
Konsep memetakan
bekerja dengan beberapa atau
banyak hal.
|
Kapan memetakannya?
| Mengorganizasi suatu subyek |
Melakukan pembelajaran yang "lebih mendalam" |
| Mengintegrasikan pengetahuan yang lama dan baru |
Merevisi and mempersiapkan untuk test |
|
Mencatat |
| Menggantikan ide-ide baru dalam suatu struktur |
Mengingat kembali |
|
Mengkomunikasikan ide-ide yang kompleks |
Gunakan pemetaan untuk meletakkan hal-hal secara perspektif,
menganalisa hubungan, dan untuk membuat prioritas.
Bagaimana saya melakukan pemetaan?
Mula-mula tolaklah ide dari suatu garis besar, atau paragraf yang
menggunakan kalimat-kalimat.
Kemudian berpikirlah dengan kata kuncinya atau simbol-simbol yang mewakili ide
dan kata-kata.
Ambilah sebuah pensil (anda akan menghapus!) dan selembar kertas kosong (tidak
bergaris) yang besar atau gunakan papan tulis dan kapur (berwarna):
- Tulislah kata yang paling penting atau ungkapan pendek
atau simbol di bagian tengah.
Pikirkan hal ini; lingkarilah.
|
- Tuliskan kata-kata penting lainnya di luar lingkaran.
(pikirkan halaman-halaman yang berhubungan dalam suatu web sites) Sisakan ruang kosong untuk mengembangkan pemetaan anda untuk:
- pengembangan lebih lanjut
- penjelasan
- item-item yang berkaitan
- Bekerjalah dengan cepat
tanpa menganalisa pekerjaan anda.
|
- Ubahlah fase pertama ini.
Pikirlah mengenai hubungan item-item yang di luar dengan yang
di tengah Hapus dan gantilah dan pendekkan kata-kata pada ide kunci ini Letakkan kembali item-item penting lebih dekat satu sama lain untuk
pengorganisasian yang lebih baik Jika memungkinkan, gunakan warna untuk mengorganisasikan informasi Hubungkan konsep dengan kata-kata untuk memperjelas hubungan
|
- Tetaplah bekerja di bagian luar
Dengan bebas dan cepat tambahkan kata-kata
kunci
dan ide-ide lainnya (anda dapat selalu menghapus!) Berpikirlah secara tidak umum: rekatkan halaman-halaman secara
bersamaan untuk memperluas pemetaan anda; pecahkan ikatan-ikatan yang
ada Kembangkan ke mana arah topik membawa anda ? tak terbatas oleh ukuran
kertas Ketika anda memperluas pemetaan anda, anda akan cenderung menjadi
lebih spesifik dan detail
|
- Singkirkan pemetaan tersebut
Kemudian, lanjutkan pengembangan dan revisi
Berhenti dan pikirlah mengenai hubungan yang anda kembangkan Perluas pemetaan sepanjang waktu (sampai ujian tiba!)
|
- Pemetaan ini adalah dokumen pembelajaran pribadi anda
Hal ini mengkombinasikan apa yang anda ketahui dengan apa
yang anda pelajari dan apa yang mungkin anda butuhkan untuk melengkapi
"lukisan" anda
|
Lihat juga pembahasan James Cook University's (North Queensland,
Australia) mengenai pemetaan pikiran pada
Konsep pemetaan awalnya berasal dari hasil karya David Ausubel (advanced
organizers). Konsep teknik pemetaan dikembangkan oleh Joseph D Novak di Cornell.
"Konsep pemetaan berasal dari gerakan pembelajaran yang disebut konstruktivisme.
Pada umumnya, konstruktivisme menyatakan bahwa pengetahuan awal digunakan sebagai
dasar untuk mempelajari pengetahuan yang baru. Pada intinya, bagaimana kita
berpikir memepengaruhi bagaimana dan apa yang kita pelajari. Konsep pemetaan
mengindentifikasikan cara kita berpikir, cara kita melihat hubungan antar
pengetahuan." Grayson H. Walker, Concept Mapping and Curriculum Design,
Teaching Resource Center, The University of Tennessee at Chattanooga,
http://www.utc.edu/Teaching-Resource-Center/concepts.html, (March 2, 2000).
Pemetaan pikiran dikembangkan oleh Tony Buzan: "The Mind Map Book: How
to Use Radiant Thinking to Maximize Your Brain's Untapped Potential", Penguin
Books, New York. Informasi lebih lanjut tersedia pada dokumen a Mind Mapping FAQ (Frequently
Asked Questions). (http://www.ozemail.com.au/~caveman/Creative/Mindmap/index.html)
Web
site “Pedoman dan Strategi Belajar”
|
Study Guides and Strategies ini dibuat dan
direkayasa oleh
Joe
Landsberger sebagai layanan umum kependidikan. Panduan
(pelajar) ini direkayasa secara kolaboratif melalui
kelembagaan dan ikatan secara nasional, dan revisi terakhir
2007-12-06.
Izin untuk mengkopi, mengadopsi,
mencetak, mengirim dan mendistribusikan Pedoman Studi ini
diberikan secara cuma-cuma untuk tujuan pendidikan yang
tidak komersial guna membantu para pelajar. Tanpa perlu
menghubungi atau memohon ke Website.Perlu diperhatikan
pedoman ini sering dimodifikasi dan dikembangan serta
diperbaiki secara terus menerus. Dalam hal ini, jangan
menggandakan isi melalui internet tanpa izin.
Joe's
professional and personal webpages