Pedoman dan strategi untuk Belajar

Membaca adalah pikiran
apa latihan
adalah untuk tubuh
Richard Steele English 1672-1729



Seri ujian

Membaca/Memahami esai

Proses yang bagus ini dapat diterapkan untuk membaca buku, bab dalam buku, artikel dan lainnya yang berhubungan dengan membaca.

Apa Judulnya?

Apa yang dapat ditangkap dari judulnya mengenai isi esainya?
Apa yang telah kamu ketahui tentang topiknya?
Apa yang kamu harapkan dari esai ini - apalagi setelah diketahui kapan ditulis dan siapa
penulisnya? (lihat poin pertanyaan berikut)

Kapan Esai Ditulis?

Apakah kamu mengetahui sesuatu hal sehubungan dengan literatur historis topik tersebut padasaat esai ditulis?
Bila ya, apa yang kamu harapkan dari esai ini?

Siapa Penulisnya?
Apa yang kamu harapkan darinya pada esai ini?

Apa yang menjadi kepercayaan atau organisasi penulis?
Apa yang menjadi prasangka penulis?
Apakah kamu mengetahui karya-karya lain penulis yang sehubungan dengan topik esai
tersebut?

Baca esainya, tandai informasi yang penting bagimu.
Ketika teks yang kamu baca memberikan informasi penting, tandai dan beri catatan:

Apa sebenarnya topiknya?
Bagaimana topik tersebut berhubungan dengan judul?
Apa poin-poin utamanya - kalimat pokoknya?
Bukti-bukti apa yang diberikan penulis untuk mendukung kalimat-kalimat pokok?

Informasi faktual apa yang ingin kamu simpan?

Apakah dalam esai terdapat deskripsi yang bagus tentang sesuatu yang kamu ketahui, atautidak ketahui, di mana kamu ingin selalu mengingat lokasinya? Bila ya, tandailah. Bila untukpenelitian, buatlah catatan riset pada deskripsi tersebut.

Apakah penulis mengutip beberapa sumber yang ingin kamu simpan untuk referensi di masa mendatang? Bila ya, tandailah. Bila untuk penelitian, buatlah daftar pustaka, tidak pedulisekarang atau nanti kamu melakukan review artikel dari kutipan tersebut.

Setelah selesai membaca esai, pikirkan:

Apa yang telah kamu pelajari?
Bagaimana esai ini berhubungan dengan apa yang telah kamu ketahui?
Apakah kamu telah mendapatkan argumen yang mendukung esai tersebut?
Seandainya kamu tahu tentang topik esai, apakah kamu berpendapat bahwa poin-poin
utamanya sudah tepat walaupun argumennya kurang meyakinkan?
Apakah kamu dapat memikirkan informasi yang membuatmu ragu terhadap poin-poin utamanya
walaupun argumennya sangat meyakinkan?
Bagaimana esai ini berhubungan dengan artikel atau esai lain yang telah kamu baca bila dilihat
dari literatur historisnya?Artikel ini sebenarnya ditujukan untuk mahasiswa Amerika Serikat karena lingkungan kelas yang digunakan adalah kelas-kelas sekolah di Amerika.  Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan beberapa tips yang akan dicantumkan dalam artikel tersebut bermanfaat bagi para mahasiswa Indonesia.

Dibandingkan dengan kelas-kelas di negara lain, kelas di Amerika Serikat cenderung lebih informal.  Namun, ada beberapa aturan dasar yang sebaiknya dilakukan oleh para mahasiswa:

Sebelum kelas

  • Kerjakan PR-mu!
    Bacalah dengan kritis, dan bentuk sendiri pendapatmu.
  • Review catatanmu.
    Catatan yang digunakan adalah catatan dari pelajaran sebelumnya dan pelajaran hari ini.
  • Bicarakan dengan dosenmu bila kamu mengalami kesulitan belajar
  • Fokuskan pada tugas sebelum kelas
    Luangkan waktu sebentar untuk mengumpulkan ide-ide pikiran dan persiapkan dirimu untuk topik pembicaraan hari ini.
  • Tulis pertanyaan atau sanggahan yang muncul dalam pikiran pada bagian atas kertas catatanmu yang berguna untuk:
    • persiapan untuk tes yang akan datang,
    • pemahaman konsep tertentu,
    • mendapatkan dasar pengertian suatu topik,
    • pemahaman atau review bacaan topik.

Dalam Kelas

  • Datanglah tepat waktu. 
    Dosen tidak menyukai mahasiswa yang datang terlambat.
  • Tempatkan diri kamu dalam kelas agar dapat memfokuskan diri pada topik hari ini.
    Cari posisi yang bagus untuk:
    • mendengarkan,
    • bertanya,
    • melihat materi yang dipresentasikan,
    • diskusi - tidak hanya dengan dosen, tapi juga dengan teman kelas.
  • Hindari gangguan yang mungkin akan membuyarkan konsentrasimu (melamun, melihat-lihat sekeliling kelas, bicara dengan teman, tukar-menukar "bahasa tulis", tidur-tiduran).
  • Evaluasi ketika mendengar:
    • putuskan mana yang penting dan sebaiknya dicatat dalam buku dan mana yang tidak.
    • Dengarkan selama beberapa waktu dulu sampai kamu yakin mengerti tentang apa yang dikatakan sebelum mencatat.
    • Mintalah penjelasan lebih lanjut bila bingung atau tidak mengerti (tapi bertanyalah ketika dosen sedang berhenti berbicara).
  • Review tujuanmu untuk pelajaran hari ini selama kelas berlangsung:
    • Apakah tujuanmu berhubungan dengan penjelasan pembukaan dari dosen?
    • Apakah pelajaran yang berlangsung menyimpang dari tujuan semula, tujuanmu atau tujuan dosen?
  • Tuliskan daftar yang patut kamu kerjakan, termasuk:
    • tugas-tugas,
    • review konsep sulit,
    • bergabung dengan kelompok belajar,
    • membuat temu janji dengan teman belajar, asisten atau dosen.
      Salah satu sumber yang sering dicari adalah teman sekelas yang dianggap mampu menyerap dan mengerti pelajaran hari ini.  Mintalah bantuan padanya bila dirasa tidak menganggu.

Secara periodik, tanyalah pada dirimu sendiri apakah pelajaran yang kamu dapatkan sesuai dengan tujuanmu. 
Bila kamu merasa tidak puas dengan sebuah kelas atau sebuah mata kuliah pada umumnya, buatlah temu janji dengan dosenmu dan bicarakan harapan-harapanmu.

Seawal mungkin, semakin baik.

Artikel ini diadaptasi dari tulisan M. Les Benedict, Jurusan Sejarah, Ohio State University, atas seijinnya.
Lihat juga:

Membaca secara kritis | Membaca/memahami esei | Kecepatan & pemahaman